SINGKIL - Kepolisian Resor Aceh Singkil dibantu Komando Distrik Militer 0109/Singkil, melakukan pengamanan secara tertutup kepada para buruh pendatang, yang bekerja di berbagai sektor di Kota Subulussalam dan Aceh Singkil. Selain memberikan perlindungan pengamanan, aparat juga melakukan pendataan terhadap jumlah pekerja dan warga pendatang.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Singkil Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Helmi Kwarta mengatakan, polisi yang memberikan pengaman dilengkapi dengan persenjataan lengkap. “Pengamanan dilakukan dengan cara mengendap, agar tidak mencolok dan tidak diketahui, baik oleh yang diamankan maupun pihak lain,” kata Helmi, baru-baru ini.
Menurut Kapolres, semua titik di mana pekerja dari luar Aceh bekerja dilakukan pengaman tertutup, termasuk mendata kantong-kantong penduduk pendatang. Pengaman dilakukan tertutup, untuk menghilangkan kesan, aparat menjadi centeng pekerjaan tertentu. Kemudian, masyarakat tak terganggu aktivitasnya.
“Pengamanan diberikan senyaman mungkin, siapapun tak menyadari kalau mereka sudah mendapat pengawalan, mirip pejabat VIP (very importen person),” katanya.
Sementara Dandim 0109/Singkil, Letnan Kolonel Infantri Afson R Sirait, yang dikonfirmasi Serambi di tempat terpisah, Sabtu (14/1) mengatakan, pihaknya juga melakukan hal serupa untuk mendukung pengaman yang dilakukan Polri, terhadap pekerja pendatang. “Dalam pengaman ini, Polisi di depan, kami mem-backup. Bila diminta sudah siap,” tandas Afson.
Langkah pengaman yang dilakukan polisi dan TNI, kata Dandim, guna mengantisipasi masuknya kelompok pengacau keamanan ke daerah ini. Setiap malam warga dan aparat kemanan secara bergantian, juga melakukan ronda, di tempat tingal masing-masing.(c39)
Editor : bakri Sumber : http://aceh.tribunnews.com
