You are here Potensi Perikanan

Perikanan

PERIKANAN

Luasnya kelautan yang terdapat di Kabupaten Aceh Singkil merupakan potensi daerah yang patut disyukuri karena potensi tersebut apabila dikelola dengan sebaik-baiknya akan mendatangkan kesempatan usaha dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Singkil. Pemanfaatan potensi kelautan telah lama dilakukan di Kabupaten Aceh singkil ditunjukkan dengan banyaknya nelayan tradisional dan modern yang masih menumpukan harapan hidup mereka dari hasil laut. Dapat dikatakan bahwa nelayan tradisional merupakan nelayan yang masih menggunakan alat-alat konvensional dalam penangkapan ikan sedangkan nelayaan modern telah menggunakan peralatan dengan teknologi tinggi termasuk kapal yang digunakan. Walaupun demikian, mereka telah memanfaatkan potensi kelautan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga bermanfaat bagi mereka sendiri maupun bagi masyarakat yang berada di Kabupaten Aceh Singkil. Hal ini membuat roda perekonomian di Aceh Singkil berputar dengan adanya pasokan ikan-ikan segar yang langsung ditangkap dari laut dan kemudian didistribusikan ke berbagai daerah didalam dan diluar Kabupaten Aceh Singkil.

Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Singkil, produksi perikanan laut Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 2009 menurut jenis ikan diperinci per Kecamatan  dapat dilihat dibawah ini :

No Kecamatan

Tongkol

(ton)

Kakap

(ton)

Kerapu

(ton)

Gembung

(ton)

Tenggiri

(ton)

Cumi-Cumi

(ton)

Udang

(ton)

Lobster

(ton)

Hiu

(ton)

Pari

(ton)

1 Pulau Banyak 96,70 30,10 38,10 83,20 100,10 10,13 14,80 12,40 37,00 9,10
2 Singkil 68,90 9,20 0,30 85,50 29,70 1,30 26,20 0,20 5,10 6,20
3 Singkil Utara 10,60 15,70 5,10 54,10 99,30 4,20 10,20 0,80 23,10 8,50
4 Kuala Baru 48,00 30,40 2,10 70,70 110,20 - 14,50 2,10 15,20 4,20
5 Simpang kanan - - - - - - - - - -
6 Gunung Meriah - - - - - - - - - -
7 Danau Paris - - - - - - - - - -
8 Suro - - - - - - - - - -
9 Singkohor - - - - - - - - - -
10 Kota Baharu - - - -- - - - - - -
No Kecamatan

Kepiting

(ton)

Telur Penyu

(ton)

Kerang

(ton)

Kueh

(ton)

Aso-aso

(ton)

Ekor kuning

(ton)

Tamban

(ton)

Dencis

(ton)

Napoleon

(ton)

Lain-lain

(ton)

1 Pulau Banyak 7,10 - 1,20 167,00 133,00 601,00 182,00 135,50 - 3.201,00
2 Singkil 5,20 - 7,90 51,30 84,10 - 21,80 21,70 - 252,00
3 Singkil Utara 15,40 - 1,1 99,70 126,60 0,99 70,50 98,10 - 302,10
4 Kuala Baru 3,30 - - 77,30 72,10 5,30 77 68,70 - 401,40
5 Simpang kanan - - - - - - - - - -
6 Gunung Meriah - - - - - - - - - -
7 Danau Paris - - - - - - - - - -
8 Suro - - - - - - - - - -
9 Singkohor - - - - - - - - - -
10 Kota Baharu - - - - - - - - - -

Sumber daya alam di Kabupaten Aceh Singkil dibidang kelautan dan perikanan yang cukup melimpah dan luas ini, namun ada kendala dalam pemanfaatan dan pengelolaannya yaitu kurang optimal sehingga mengakibatkan banyak penangkapan dan penjaraan secara liar. Selain itu pasokan ikan dari hasil penangkapan cenderung semakin berkurang, dengan adanya kecenderungan semakin meningkatnya gejala kelebihan tangkap dan menurunnya kualitas lingkungan, terutama wilayah perairan tempat ikan memijah, mengasuh dan membesarkan anak.
Potensi perairan tersebut jika di ambil terus-manerus,maka lama-kelamaan akan habis. Menanggulangi hak tersebut, kabupaten Aceh Singkil sekarang sedang dan telah mengupayakan pembudidayaan perairan di Kabupaten Aceh Singkil. Dan permintaan dan kebutuhan ikan terus meningkat dari tahun ke tahun, sebagai akibat pertambahan penduduk dan perubahan konsumi masyarakat ke arah protein hewani yang lebih sehat.

Untuk itu Pembudidayaan ikan perairan ini dikembangkan di Aceh Singkil dengan budidaya ikan dikolam-kolam buatan dimana hal ini dapat dilakukan tanpa menggunakan laut sebagai wadah budidaya. Cukup dengan membuat kolam – kolam buatan disebidang tanah baik dilingkungan rumah maupun ditempat lainnya. Sehingga teknik pembudidayaan ini dianggap sebagi satu alternatif yang mudah untuk mengembangbiakkan ikan, selain mudah juga dapat menghasilkan nilai ekonomi yang cukup baik bagi masyarakat Aceh Singkil. Walaupun masih sebagian masyarakat Aceh Singkil yang melakukannya, namun hal tersebut telah memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat yang melakukannya. Ikan – ikan yang dibudidayakan adalah ikan mas, gabus, lele dan nila.

Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Singkil, produksi ikan budidaya tersebut per Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 2009 adalah :

No Kecamatan Mas Gabus Lele Nila
1 Pulau Banyak - - - -
2 Singkil - 0,50 0,75 0,80
3 Singkil Utara - 0,02 0,03 0,51
4 Kuala Baru - - - -
5 Simpang Kanan 0,44 0,24 0,60 0,60
6 Gunung Meriah 6,90 0,60 0,45 7,80
7 Danau Paris 0.06 - - 0,10
8 Suro 0,05 - - 0,23
9 Singkohor 0,04 - - 0,13
10 Kota Baharu 0,04 - - 0,10

Dilihat dari data diatas bahwa, hasil dari budidaya perikanan tersebut masih kecil dari yang diharapkan disebabkan karena pembudidayaan tersebut merupakan hal yang termasuk baru dikembangkan di Kabupaten Aceh Singkil dimana selama ini masyarakat Aceh Singkil masih mengandalkan hasil laut bagi pendapatan masyarakatnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, budidaya tersebut makin ditingkatkan hingga saat sekarang ini.

 

Joomlart